Jumat, 02 Oktober 2015

berhijab yukk ;)

hijab bagi saya adalah seribu kata keindahan
berhijab itu wajib bagi wanita muslim

ada yang mengatakan hijabkan hatimu terlebih dahulu
ada yang mengatakan hijabkan tubuhmu karena itu wajib bagi-Nya

tidak ada salahnya berhijab bukan?
bukankah itu indah bagi kaum adam?

ingatlah, laki-laki yang memandang wanita yang auratnya terbuka bukan berarti suka
tetapi dia melihat karena ketertarikan sesaat
dan laki-laki yang memandang wanita yang berhijab akan selalu terus memandangmu dengan ketertarikan yang insyaallah benar-benar tulus

biarkan orang lain berkata hal negatif apapun terhadap dirimu yang berhijab
apabila orang lain mengatakan "anda berhijab tetapi, kenapa anda masih saja seperti itu?"
berhijab itu bukan mengubah dirimu dan berpura-pura menutupi dirimu karena hijab

sungguh apabila orang yang tidak berhijab mengatakan "lebih baik saya tidak berhijab tetapi bisa menjaga sikap daripada anda yang berhijab"

sungguh sebaik-baiknya manusia hanya yang terbaik bagi-Nya

sungguh oang yang baik justru mendukung sahabatnya menjadi lebih baik
katakan saja padanya "kamu cantik berhijab, terus berhijabya nanti lama kelamaan kamu akan nyaman dengan itu dan dengarkan saja perkataan negatif orang"

#bahagialah karena anda termasuk didalamnya
#berjuanglah teerus pada jalan Allah
#dan berhijablah terus yang suah berhijab
#dan yang belum berhijab saya doakan agar kamu nantinya menyusul untuk memakai hijab

semoga ulasan saya bermanfaat bagi semua
ambil positifnya dari ulasan saya
dan berilah saran yang sekiranya saya salah
karena ulasan saya juga dari berbagai pengalaman yang siapa tahu sya salah mentafsirkan maksud :)

selamat membaca dan semoga bermanfaat

mahasiswa/i

bagi saya arti sebuah pendidikan amatlah sangat begitu berharga...
bisa duduk dalam barisan sekelompok mahasiswa-mahasiswi..
bisa masuk dalam organisasi mahasiswi..
bisa ikut andil dalam aspirasi mahasiswi..

bisa masuk dalam bidang kesehatan
terutama kebidanan

bagi saya ilmu itu tak pernah berujung

banyak hal
yang saya rasa itu masih menembus rasa penasaran saya
sebagian orang kaya bisa andil didalamnya
tapi... sebagian kecil mahasiswa/i yang andil karena hasil pemikirannya

bagi kami seorang calon bidan atau calon tenaga kesehatan
pasien pertma yang kami tolong amatlah berkesan bagi kami
terutama pasien pertama bersalin dan apalagi kami andil dalam menolongnya

terharu itu pasti
bahagia apalagi
bahkan kata-kata pun tak lagi dapat terucap

banyak sebagian profesi terutama profesi dibidang kesehatan
profesi ini banyak disalahgunakan
sebagai penerus profesi ini ya tentunya harus lebih meningkatkan mutu
lebih mengedepankan etika profesi

jangan pernah katakan mahasiswa/i itu belum dewasa
mereka sudah dewasa
mereka sesungguh ingi mengeluarkan aspirasinya
tapi, yang menjadi kendala adalah sifat mahasiswa/i itu sendiri yang terlalu takut tidak didengar aspirasinya

membangun mahasiswa/i pada masa ini pun harus pandai dan tegas tentunya
mereka sudah tidak ingin dimarahi sperti waktu sekolah menengah umum (SMU)
mereka sudah tidak ingin dihukum karena hal yang menurutnya bisa dirubahnya
mereka sebenarnya ingin berubah hanya terkadang faktor orang yang mendorongnya untuk berubah malah justru mengurungkan niatnya..

mahasiswa/i itu unik pada kenyataannya
mereka ingin berubah tapi sesuai keinginannya sendiri
mereka tidak ingin paksaan
mereka hanya terkadang jenuh dan membutuhkan suasana yang nyaman menurutnya

#saya membuat ulasan bukan skedar menjudge atau bahkan menggurui
#saya membuat ulasan untu sekedar saya berbagi dari apa yang orang katakan kepada saya dan begitu pun pengalaman saya
#saya msih amatlah muda untuk menjadi guru nasehat
#tapi saya cukup berbagi siapa tahu nanti bisa bermanfaat dan bisa dijadikan contoh apabila baik dan difikirkan kembali apabila buruk :)

Senin, 27 Juli 2015

bukan limpahan harta
bukan setumpuk karung berisiintan permata
bukan indahnya rmah kaca
setidaknya cukup sederhana tetapi bahagia

ibarat walau sebuah bilik kecil
ibarat walau hanya makan nasi dengan garam
ibarat makan 1 piring berdua
ibarat hanya minum seteguk air

tapi... bukankah itu sudah sangat bahagia? apabila ada orang yang terdekat seperti keluarga yang memberimu support serta memberimu kebahagiaan tanpa batasan waktu..
lihatlah sebuah makna didalamnya
sebuah bilik kecil tapi cukup mampu menampung keluarga

bahagia tidak harus menjadi orang KAYA terlebih dahulu
dengan mensyukuri nikmat insyaallah akan selalu ada kebahagiaan didlm hidup

Sabtu, 25 Juli 2015

hubungan itu layaknya seperti pedang
apabila tidak diasah ia tumpul
semakin diasah ia semakin tajam
begitu pun hubungan semakin dijaga engan baik akan berakhir baik
lalu bila hanya didiamkan tanpa melakukan sesuatu pasti orang lain akan berada disisi orang yang kau syangi yang pada akhirnya merebutnya
seseorang akan merasa jauh lebih disayang
akan merasa lebih dicintai
akan merasa lebih dihargai
apabila seseorang itu pergi dan takkan kembali

bukan menakuti
tapi pada dasarnya manusia kebanyakan sama
ia baru akan menyadari
baru akan mengakui kalau itu telah terjadi

memang banyak juga yang tidak seperti
banyak yang memperjuangkan apa yang ia sayangi
tapi itu tidaklah banyak
manusia kebanyakan lebih mementingkan ego daripada mementingkan apa yang harus ia perjuangkan selagi ada

saya bercerita hanya untuk berbagi
apa yang saya alami apa yang saya telah lakukan
walaupun saya belum terlalu cukup dewasa akan memahami hal itu
tapi.. saya belajar dari pengalaman yang saya lihat
teman, saudara, bahkan orangtua yang saya lihat setiap harinya setiap waktu setiap detiknya

hubungan terjadi karena cnta bukan?
hubungan pun terjadi karena kepercayaan bukan?
hubungan itu adalah suatu komitmen bukan?
pacaran pun sudah dibilang komitmen sederhana
berjanji saling memiliki, menyayangi selagi mampu, memberi kasih sayang & cinta tanpa pasangan butuhkan
walau janji itu tidak tertulis tapi pada awalnya hubungan terjadi karena komitmen masig-masing

contoh hal kecil
pasangan saling mengatakan "pah, papah gantian ya kalo malam gantiin popok dede kita saling kerjasama ngasuh dede yah pah" suaminya pun menjawab "iyah mah, kasian mamah juga capek jdi kita gantian" perkataan itu pun NIHIL akhirnya. sering lupa itu yang jadi masalah & selalu menyepelekan menganggap gampang sesuatunya.
kenyataannya adalah saling membahas itu "pah, mamah kan capek gantian apa pah" "papah juga capek pulang kerja mah pulang ko malah marah?" bukan begitu?

bukankah keputusan sudah dibuat bersama? lalu apa salahnya saling menghargai?
menghargai dan menyayangi tidak perlu butuh waktu lama?
dengan meyepelekan bukankah justru membuat permasalahan baru?
sepele bukan?

ya itulah segala macam pasangan
setidaknya kita harus mau belajar dari pasangan orang lain
tida usah jauh cukup dari orangtua
bagaimana saat dia bertengkar? apa saja yang diperdebatkan?
lalu bagaimana saya nanti mngatasi itu apabila suatu saat masalah itu terjadi pada keluarga saya?

just share
sorry menyinggung tapi hanya bermaksud memberi inspirasi apa yang selama ini saya pelajari dan jalani :-)
kesabaran biasa lebih prioritas pada wanita
karena memang kodratnya sudah seperti itu
Allah beri ia kasih sayang yang lembut
Allah beri wanita dengan rasa cinta yang tulus 
Allah beri ia kesabaran lebih daripada laki-laki
Allah beri ia keelokan paras serta hatinya

selayaknya manusia patut bersabar
bukan hanya wanita saja yang sabar
pria juga tentu Allah beri kesabaran
hanya takarannya saja yang berbeda

pria layaknya api yang menggebu-gebu
namun wanita layaknya air yang menyejukkan
Allah memberikan seadil-adilnya
jangan tanyakan mengapa saya bereda?

segala yang ia Ciptakan
ada suatu rencana yang Indah didalamnya

apa salahnya meghargai satu sama lain?
menghragai segala apa yang dilakukan apa yang disukai oleh orang lain.
 

Rabu, 13 Mei 2015

I Think You Know That!

kebidanan?
yah.. saya fikir hanya sebuah pelajaran yang hanya membahas tentang cara melahirkan, cara menyusui, cara pendekatan pada remaja, memberikan penyuluhan...
tapi... pada kenyataannya tidak seperti itu
belajar mengenai sifat wanita..
memahami kemampuan bayi..
belajar memberikan suggest untuk menciptakan hubungan harmonis pada keluarga..
belajar memahami bagaimana cara saya menangani seseorang yang homeless
menghidupkan separuh nyawa pada pecandu narkoba
menghidupkan susana hati para kaum remaja bagaimana cara menangani segala permasalahannya..
segala permasalahan wanita saya pelajari saya pahami..
tentu tidak hanya wanita yang kami pelajari
kami belajar bahwa kami seorang wanita untuk tidak membedakan bahwa anda laki-laki! saya wanita!
kami belajar mandiri.. karena pada suatu saat kami akan belajar dalam satu desa tanpa bantuan orang banyak..
belajar mengubah cara pandang orang awam mengenai kesehatan ibu dan anak..
belajar menjaga relasi pada paraji..
kami bidan.. tapi bukan berarti kami harus menjauhkan orang-orang seperti mereka
tapi.. justru mereka kami latih agar mampu menangani ibu dan bayi dengan baik
kami ada untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi..

ingat...
segala pelajaran, segala pilihan yang kamu pilih
paksaan atau bukan paksaan
semua itu pasti ada manfaat untuk kita sendiri

laki-laki atau perempuan
bukanlah dijadikan alasan perbedaan
karena Tuhan sudah adil menciptakan kita berpasangan :-)

Sabtu, 25 April 2015

nulis blog gini tuh bukan ajang pamer atau ajang biar semua orang tahu.
tapi.. dari sini lo mengekspresiin diri lo berbagi sama orang lain biar orang lain belajar dari diri lo.
tapi.. bukan berarti lo nganggep bener diri lo.
tapi.. karena lo tau lo salah  jadi lo berbagi biar orang tau belajar
inget ya guys bukan berarti lo bener..

dari blog gue sadar.. suka search cara memperbaiki sifat diri gue
semua yang ngerubah pasti diri lo sendiri tapi bukan cuma diri lo sendiri doang yang buat ngerubah tapi bantuan orang lain, lingkungan juga ngebantu lo banget...
please jangan suka judge orang yang berlebih...
karena sikap orang yang lo nilai blm tentu sama kaya kepibadiannya..