Sabtu, 25 Juli 2015

hubungan itu layaknya seperti pedang
apabila tidak diasah ia tumpul
semakin diasah ia semakin tajam
begitu pun hubungan semakin dijaga engan baik akan berakhir baik
lalu bila hanya didiamkan tanpa melakukan sesuatu pasti orang lain akan berada disisi orang yang kau syangi yang pada akhirnya merebutnya
seseorang akan merasa jauh lebih disayang
akan merasa lebih dicintai
akan merasa lebih dihargai
apabila seseorang itu pergi dan takkan kembali

bukan menakuti
tapi pada dasarnya manusia kebanyakan sama
ia baru akan menyadari
baru akan mengakui kalau itu telah terjadi

memang banyak juga yang tidak seperti
banyak yang memperjuangkan apa yang ia sayangi
tapi itu tidaklah banyak
manusia kebanyakan lebih mementingkan ego daripada mementingkan apa yang harus ia perjuangkan selagi ada

saya bercerita hanya untuk berbagi
apa yang saya alami apa yang saya telah lakukan
walaupun saya belum terlalu cukup dewasa akan memahami hal itu
tapi.. saya belajar dari pengalaman yang saya lihat
teman, saudara, bahkan orangtua yang saya lihat setiap harinya setiap waktu setiap detiknya

hubungan terjadi karena cnta bukan?
hubungan pun terjadi karena kepercayaan bukan?
hubungan itu adalah suatu komitmen bukan?
pacaran pun sudah dibilang komitmen sederhana
berjanji saling memiliki, menyayangi selagi mampu, memberi kasih sayang & cinta tanpa pasangan butuhkan
walau janji itu tidak tertulis tapi pada awalnya hubungan terjadi karena komitmen masig-masing

contoh hal kecil
pasangan saling mengatakan "pah, papah gantian ya kalo malam gantiin popok dede kita saling kerjasama ngasuh dede yah pah" suaminya pun menjawab "iyah mah, kasian mamah juga capek jdi kita gantian" perkataan itu pun NIHIL akhirnya. sering lupa itu yang jadi masalah & selalu menyepelekan menganggap gampang sesuatunya.
kenyataannya adalah saling membahas itu "pah, mamah kan capek gantian apa pah" "papah juga capek pulang kerja mah pulang ko malah marah?" bukan begitu?

bukankah keputusan sudah dibuat bersama? lalu apa salahnya saling menghargai?
menghargai dan menyayangi tidak perlu butuh waktu lama?
dengan meyepelekan bukankah justru membuat permasalahan baru?
sepele bukan?

ya itulah segala macam pasangan
setidaknya kita harus mau belajar dari pasangan orang lain
tida usah jauh cukup dari orangtua
bagaimana saat dia bertengkar? apa saja yang diperdebatkan?
lalu bagaimana saya nanti mngatasi itu apabila suatu saat masalah itu terjadi pada keluarga saya?

just share
sorry menyinggung tapi hanya bermaksud memberi inspirasi apa yang selama ini saya pelajari dan jalani :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar