Jumat, 02 Januari 2015

Dear God

Ya Allah...
aku selalu berusaha menjadi wanita yang tegar
aku selalu berusaha menahan air mata
sllu berusha menahan rasa sakit

bagaimana sabar yang sesungguhnya?
bahkan kurasa aku telah sabar tapi mengapa masih ada rasa marah dalam hati
bagaimana kukendalikan perasaan hati
bagaimana aku berkata kepada seseorang yang telah kubagi persaan kacau ini

ini tak dapat aku jelaskan
bahkan saat kubagi prasaan ini aku tak mengenali diri
perasaan apa ini?
bahkan kukenali saja aku tak bisa, lalu bagaimana aku mengendalikannya?

aku bingung...
rasanya sperti tak diperhatikan
rasanya sperti tak diberi sebuah perhatian
persaan ini tak sperti aku mersakan cinta pada tahun pertama

bagaiamana aku katakan
setidaknya seseorang itu harus tahu & harus mmpu memahamiku
sebenarnya persaan apa ini sehingga mmbuatku tertekan sperti ini
sperti jantung yang sdang digenggam keras

Tidak ada komentar:

Posting Komentar